Refleksi Akhir 2012

Standar

Sebenarnya saya akan menuliskan tulisan refleksi diri ini sejatinya pada penghujung 1429 H, namun karena pada saat itu kondisi saya tidak memungkinkan untuk menulis, maka saat ini saya bisa sekedar berbagi tentang refleksi diri saya di 2012 ini. Tulisan ini bukan ingin menunjukkan siapa saya, tidak juga ingin mempertegas keangkuahan seperti yang dipikirikan oleh sebagian kawan, juga bukan sebagai ajang gagah-gagahan, melainkan hanya sekedar berbagi tentang pengalaman saya, yang semoga saja setidaknya ini juga menjadi pelajaran kita bersama dan juga menjadi pengingat bagi saya untuk selalu meng-upgrade diri agar menjadi pribadi muslim yang lebih bermanfaat lagi. Kapan pun dan dimana pun, kita harus tetap semangat, karena ujian pasti ada.

2012 bagi saya adalah momen yang terasa agak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini yang kemudian membuat saya memulai kehidupan baru di Yogyakarta sebagai mahasiswa salah satu universitas negeri di sana. Tidak banyak yang dapat saya lakukan selama di Yogyakarta, karena situasi dan kondisinya berbeda dengan Pekanbaru, dan saya harus kembali beradaptasi. Tapi setidaknya saya bisa sedikit berbagi dan banyak berdiskusi dalam sebuah organisasi di sana, Himpunan Mahasiswa Pascasarjana. Di sini pula saya mengenal sosok hebat mahasiswa-mahasiswa dari berbagai penjuru di negeri ini. Begitu pula, ketika memulai hidup kos-kos an dengan uang serba bercukupan, semakin terasa lah sebagai anak perantauan yang sedang haus dan lapar hanya ingin mencari ilmu, berkumpul pula dengan kawan-kawan dari beragam latar belakang. Berbagai cerita dan pengalaman kawan-kawan itu, semakin menyalakan api semangat saya agar semakin bermanfaat bagi negeri ini.

2012 adalah tahun di mana saya merasa lebih sebagai taker dibanding giver. Apa pasal? Ya, saya merasa lebih banyak menerima dibanding memberi, karena memang tidak banyak hal yang bisa saya beri di sini. Mengingat semua serba ada di sini. Mungkin, kawan di Jogja melihat saya terlalu sibuk di luar kelas di banding duduk manis di kelas, bahkan sering ada yang kadang-kadang curiga menanyakan apa saja yang dilakukan. Bukannya saya tidak ingin berbagi informasi atau cerita kepada kawan-kawan, saya tidak mau saja mendengarkan orang-orang yang suka meremehkan sesuatu, karena kerja yang saya lakukan adalah hal-hal remeh temeh. Jika itu berhubungan dengan beasiswa, saya kan tidak pernah lupa untuk berbagi cerita ke kawan, bukan kah begitu? V^^. Tapi sekali lagi, kawan tahu siapa saya, sejelek apa pun kawan memikirkan tentang diri saya, kawan tetaplah kawan saya. Sampai maut memisahkan. Agak lebay memang, tapi begitulah adanya. Saya hanya ingin mencoba memberi dari segala keterbatasan yang saya punya, walau itu tidak bernilai bagi kawan. Tidak lebih.

2012 merupakan tahun yang membuat saya banyak belajar berbagai hal, tidak hanya berkenaan dengan kimia dan lingkungan, tetapi juga yang lain, termasuk bagaimana Yogyakarta atau kota-kota lain beserta universitas di Jawa lebih maju dibanding kota-kota  dan universitas-universitas yang ada di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, ataupun Papua. Maju dari segala sisi. Dan masih banyak hal lain yang menjadi sumber pembelajaran. Setidaknya ini menjadi sumber informasi bagi saya kelak turut membangun negeri bersama generasi masa depan bangsa ini.

2012 juga banyak peristiwa-peristiwa yang semoga ini menjadikan saya semakin semangat menjalani hidup. Hal-hal yang sebelumnya baik-baik saja itu memang tidak kekal. Cobaan, ujian, atau pun musibah bisa jadi menurut pendapat saya adalah sumber penguat bagi pribadi-pribadi kuat di muka bumi dalam membangun sebuah peradaban. Dengan berbagai kejaidian itu kita menjadi tahu bahwa tak ada abadi di dunia dan kita harus siap menerima kenyataan itu. Mau ataupun tidak.

Tiap detik dalam hembusan nafas saya ingin terus menjadi orang yang tak pernah lelah memperbaiki diri dalam membangun peradaban yang layak sesuai syariat Tuhan. Ya Tuhan tetap berikan kekuatan pada ruh, jiwa, dan raga ini untuk menebar kebaikan kepada siapa saja tanpa melihat latar belakang mereka. Amin ya rabb.

Tambun, 15 Syafar 1430 H

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s