Gilak Babi

Standar

Gak kerasa, gw akhirnya kembali di tengah orang-orang item tapi manis, mata dan rambut berwarna item juga, ukuran tubuh yang kecil, dan bercakap dengan bahasa Minang. Yah, gw telah kembali di Pekanbaru, yang penduduknya adalah warga negara Indonesia yang sering kali menggunakan bahasa Minang dalam berkomunikasi sehari-hari. Dua hari yang lewat gw berada di tengah-tengah orang bule yang bahasanya entah apa-apa. Yup, gw berada di Hawai…tapi Hawainya Indonesia, yaitu Pantai Lagoi-Bintan-Kepulauan Riau.

Gw bener-bener bisa mastiin kalo lu ke sana, lu bakal ngerasa gak di Indonesia. Bulenya banyak bener dan bahasanya pun beragam, mulai dari Eropa, Afrika, Asia, hingga Amerika sana ada di Lagoi. Apalagi pas gw ke sana ada acara Bintan Triathlon 2009. Gw aja sampai mangap setibanya di Pantai Lagoi itu, karena gw ngerasa gw beruntung banget bisa ke sana. Di samping tempatnya jauh dari Tanjungpinang, kendaraan pun tidak ada (kecuali nyewa mobil) dan akses  untuk masuk ke Pantai Lagoi, yang dikelola Bintan Resort, pun tidak sembarang orang. Kamu harus jadi pemesan kamar seharga ratusan dolar dulu baru bisa masuk.

Gw beruntung, karena gw ke sana dalam rangka hunting foto buat buku gw. Gw nebeng dengan orang Dinas Pariwisata yang notabenenya boleh masuk karena diundang ke acara itu. Ya, udah gw maksimalin aja deh tuk foto-foto sampai jam 10 malam. Sebenarnya orang Pariwisata cuman sampai jam 4 sore doang, tapi ternyata diundang juga untuk malam pemberian award kepada pemenang. Ya udah deh, gw terpaksa beli baju di Bintan yang harganya pake dolar singapura dan kalo dirupiahkan uang gw habis 85 ribu hanya untuk membeli pakaian seharga 15 ribu di Pasar Tanah Abang.

Tidak sampai di situ, karena lelah foto sana-foto sini, gw pun istirahat untuk beli minuman mineral (sebut saja Aqua). Yang gw tahu, minuman itu cuman 2000 rupiah, kalo ada yang mau untung besar pun cuman dijual 3000. Nah, ini mau tau berapa harganya? sin$2,5 atau 20.000 rupiah. Gilak dak tuh, dijual hampir 100 kali lipat buat rakyat jelata yang tak tau apa-apa ini. Ada kakak-kakak dari Dinas Pariwisata langsung berekspresi mengeluarkan kosa kata yang bagi gw begitu baru dan sangat artistik, Gilak Babi, katanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s