Cinta, Persahabatan, dan Perpisahan

Standar

Judul : Dengan Hati

Penulis : Syafrina Siregar

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

Cetakan : Pertama, Mei 2008

Tebal : 280 halaman

Mengapa ya cinta dan persahabatan selalu dibayang-bayangi kata perpisahan? Apa salahnya jika perpisahan itu tidak muncul atau tidak ada sama sekali? Tidak ada di antara kita yang menginginkan kata perpisahan itu hinggap di diri kita apalagi sampai dipisahkan oleh kematian. Sekedar membuka kembali ingatan teman, bukan kah ini yang ditonjolkan Andrea Hirata melalui Laskar Pelanginya? Bagaimana ia bersahabat dengan geng Laskar Pelanginya dari kecil hingga berpisah satu sama lain, belum lagi ketika si Ikal ditinggal pergi Miang Sui-nya. Semuanya diakhiri dengan perpisahan dan rasa sedih yang mendalam. Tapi itu lah yang dinamakan hidup. Hidup hanyalah sekedar panggung sandiwara yang pelakonnya telah ditunjuk oleh sang khalik.

Ini lah salah satu novel yang kembali mengangkat tema yang bagi sebagian orang mungkin sudah basi. Ialah Dengan Hati, karya Syafrina Siregar yang katanya pernah tinggal di Pekanbaru, kotaku yang panas.

Namun, berbeda dengan novel Andrea yang lebih menyoroti cinta dan persahabatan yang tergolong “normal”, di Dengan Hati, Anda tidak akan menemukan itu. Mengambil latar belakang isu HIV/AIDS, Dengan Hati bercerita tentang persahabatan Mila dan Santi melewati berbagai masalah seputar isu ini. Ada Dini, Orang Dengan HIV/AIDS(ODHA) yang sedang hamil dan menerima perlakuan diskriminasi. Ada Ian, project manager yang mirip Dermott Mulroney. Dan ada Charlie, si rambut kecokelatan yang selalu menjaga Ian.

Ketika cinta terbentuk antara Mila dan Ian, ketika persahabatan terbentuk antara Mila, Santi, dan Dini, muncul tawa di antara mereka, hanya waktu itu tidak lama.

Ada pertemuan, ada kehilangan. Ada tawa dan ada air mata. Begitulah ketika makna perpisahan itu muncul di antara mereka dan dengan hati semua itu harus dihadapi, hanya karena suatu penyakit yang dinamakan AIDS.

Tapi masih bisakah kembali pada hati dan membiarkan ayah tercinta berisiko terkena HIV karena mengoperasi seorang ODHA? Atau masih bisakah menghadapi dengan hati ketika sahabat tersayang harus terpisah melalui kematian yang diakibatkan virus HIV? Masihkah bisa jujur pada hati dan membiarkan orang terkasih menikah dengan ODHA? Masih sanggupkah berpijak pada hati saat diri sendiri pun berisiko terinfeksi virus HIV?

Saat teori bersinggungan dengan kenyataan, saat idealisme mempertanyakan realita, masihkah Mila, Santi, Dini, juga Ian tetap berpijak dengan HATI? Temukan jawabannya di novel setebal 280 halaman ini. Semoga dengan hati, Anda bisa merenungi jawabannya.

Agaknya novel ini sangat membuka pikiran masyarakat terhadap stigma-stigma negatif yang selama ini ditujukan kepada ODHA. Padahal sebagian ODHA itu hanya secara “tidak sengaja” terkena virus kutukan itu. Dari segi penulisan, memang tidak ada yang istimewa, dengan mudah bisa ditebak jalan cerita dalam novel ini. Namun, yang teristimewa dari master pice seorang Syafrina ini adalah cara ia memcahkan konflik yang telah ia buat, yaitu DENGAN HATI. Jika dijalani dengan hati, semua akan lebih mudah dimengerti.

Pertanyaan:

Bagaimana perasaan dan sikap Anda pada orang yang sangat Anda sayangi, setelah Anda mengetahui bahwa ternyata ia pengidap HIV positif? Akankah sikap Anda sama, ketika Anda belum mengetahui bahwa ia pengidap HIV AIDS?

Segera kirim comment kamu paling lambat sebelum tanggal 10 Juli 2008. Bagi comment yang paliiiiiingggg bagus, bakalan dapetin novel terbitan Gramedia. Ingat ya, hadiah hanya dikirim untuk wilayah Sumatera dan Jabodetabek..

N.B

Sorry, buat temen-temen yang doyan ngasih comment buat resensi saia, ngepostnya agak telat.. Benar-benar sibuk saat ini…

3 responses »

  1. Ping-balik: Menjulang Awards versi Alpha and Omega « alpha and omega’s weblog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s