Penderitaan Berakhir Kebahagiaan

Standar

Judul : Noda Tak Kasatmata
Penulis : Agnes Jessica
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Cetakan: Pertama, April 2008
Tebal : 192 halaman

Siapa yang tak kenal sosok ibu dengan dua anak ini? Ialah Agnes Jessica. Agnes Jessica kembali hadir dengan novelnya yang berjudul Noda Tak Kasatmata. Sebelumnya, Agnes Jessica yang merupakan mantan guru Matematika SMUK 1 Penabur ini sudah melahirkan 28 novel di berbagai penerbit. Di antara novel-novelnya itu sempat menjadi best seller di pasaran dan menjadi tulisan terbanyak yang terbaca di blog ini, ialah Sepatu Kaca dan Antara Aku dan Dia.
Kisah novel ini bersettingkan desa Karya di daerah Jombang, Jawa Timur yang merupakan salah satu tempat pembantaian anggota PKI pada 1965. Dalam pada itu, setelah orde baru berakhir dan mulai di berlakukannya era reformasi yang menganut paham “kebebasan”, Sarah, mahasiswi jurusan Sejarah sedang menyusun skripsi yang berkenaan dengan pembantaian besar-besaran anggota PKI di desa Karya tersebut. Untuk itu ia datang ke desa tersebut dan di sanalah kisah dalam novel ini terbentuk.
Di desa Karya, Sarah tinggal di rumah Kades yang merupakan teman dekatnya dosen pembimbing Sarah. Di sana Sarah memulai hubungan baik dengan penduduk desa yang dibantu oleh Lastri yang merupakan anak Pak Kades.
Untuk mendapatkan informasi mengenai penelitiannya, Sarah harus bekerja keras. Semua penduduk desa yang diajaknya bicara tentang topik yang peka itu diam seribu bahasa. Hambatan utama penelitian Sarah datang dari Surya, anak anggota PKI yang ikut terbantai. Masa lalu yang kelam membuat Surya berwatak keras. Ia menganggap Sarah hanyalah gadis kaya yang cuma tahu bersenang-senang dan menghabiskan uang orang tua. Namun, akhirnya Sarah bisa juga mengorek informasi yang cukup untuk penelitiannya, walau keperawanannya hampir menjadi taruhan.
Ketika penelitiannya hampir berakhir, Sarah menyadari dirinya telah jatuh hati pada Surya, padahal pria itu kekasih orang yang memberi tumpangan selama seminggu berada di desa itu. Apakah Sarah sanggup menghancurkan kebahagiaan orang lain demi kebahagiaannya sendiri? Baca novel setebal 192 ini, Anda akan mendapati jawabannya.
Sungguh karya yang menggugah hati. Seoalah-olah novel ini mengantarkan kita menyaksikan pembantaian anggota PKI yang sangat mengerikan. Novel ini memberikan pandangan kepada pembaca, bahwa anggota PKI yang dibantai itu hanya sebagai korban pergolakan politik. Banyak di antara anggota PKI itu tidak tau menau mengapa mereka di bawa malam-malam menuju tempat kegelapan yang disebut kematian. Belum lagi istri dan anak-anak anggota PKI menjadi janda dan yatim, serta dianggap orang berdosa. Lepas dari itu, novel ini menyuguhkan konflik batin yang sangat luar biasa. Bagaimana perjuangan seorang mahasiswi yang pergi ke sebuah desa kecil yang jauh dari Jakarta yang hampir diperkosa dua kali dan harus menghadapi kenyataan mencinyai kekasih orang? Belum lagi bagaimana konflik batin yang terjadi pada Surya yang tidak bisa bekerja hanya dikarenakan anak PKI dan harus menghidupi kakaknya Dewi yang bisu dan ibunya yang terkena paru-paru basah? dan bagaiaman pula ia harus menahan rasa cintanya, dikarenakan menurutnya tidak ada wanita yang sanggup hidup miskin bersamanya? Selain itu, bagaimana pula perasaan Lastri orang yang mencintai Surya, namun sang kekasih tak kunjung melamarnya? Sekali lagi, novel ini sungguh luar biasa. Bagi mereka yang haus akan sejarah dan lapar akan kisah percintaan, novel ini pantas agaknya menjadi bahan bacaan.

Pertanyaan:

Bagaiman pendapat Anda mengenai cara pemecahan konflik di antara tiga tokoh utama ini, Sarah, Surya, dan Lastri?

Comment diterima selambat-lambatnya tanggal 15 Mei 2008

8 responses »

  1. sepertinya surya tidak menyukai sarah, surya hanya mencintai lastri, hanya karena kondisi psikologis nya aja yg membuat surya belum melamar lastri.
    sarah sepatutnya kembali ke kota saja karena surya mencintai lastri.

    tapi kalo liat judulnya.. sepertinya penderitaan atau perjuangan sarah dalam mendapatkan surya membuahkan kebahagian yg diakhiri dengan menikahnya surya dengan sarah..

  2. mungkin lastri sudah mengenal surya lebih duLu daripada Sarah.
    tapi Lastri adLah anak dr seoRang kepaLa desa yang jeLas dibawah naungan pemeRintah. sedangkan sUrya merupakan adnak dr anggota PKI yang mungkin keberadaannya tidak diharapkan di desa tersebut.
    Sarah jeLas menunjukkan kepeduLiannya pada Surya. berusaha mengubah opini masyarakat tentang sisa2 PKI. walaupun berat Surya harus bisa mengerti apa yang dilakukan Sarah dapat mengubah pandangan orang2 terhadap keluarganya.
    Sarah berhak mencintai Surya, begitupun sebaLiknya.
    tidak ada cinta segitiga. karena salah satu harus rela kehilangan. harus rela ditinggalkan demi kebaikan yg lain. dan begitupun Lastri

  3. Kenapa sih selalu novel yg belum gue baca…:P *emang gue gak banyak baca, Ndra!jd maklum aja…hehehe…

    pemecahan konflik?gue rasa udah da diujung cerita dibuku itu kan???hehehehe…sayangnya gue belum baca tuh novel bagus. yah, gue bilang keknya bagus, karena mengawinkan sejarah dengan romantisme percintaan. Entah knp ya kalo novel isinya ada sejarahnya, keknya enak dibaca, mengingatkan kembali akan perjuangan2 pendahulu. padahal dulu gue paling benci pelajaran sejarah…sulit dimengerti!!!!

    Yah, kalo ditanya gimana penyelesaian konflik diantara Sarah, Surya dan Lastri, boleh kan gue nebak2…:P

    Kalo menurut gue, keknya akan sama ya dengan penyelesaian cerita cinta segitiga yang udah biasa dna udah kenyang banget kita disuguhin gituan mulu tiap hari…:P

    Gue rasa, Surya bimbang dg statusnya yg anak mantan PKI yg harus bersanding dengan anak dari sisi pemerintahan. Makanya Surya belum ngelamar Lastri juga. Dan ketika Sarah datang, dengan pemikiran ‘kota’ nya yang maju dan mengesampingkan ‘mitos’tentang PKI dan segala urusannya. Mungkin awalnya Surya tidak menemukan titik temu itu, sehingga Surya hanya memandang Sarah sebagai orang yg hanya suka kesenangan yang tidak mengerti akan kepahitan ‘bekas’ sejarah yang menghantui dan membayangi Surya. Namun lama2 gue rasa, Sarah dapat menunjukkan Surya titik temu itu. Dimana Surya tidak akan dibayang-bayangi lagi oleh status sebagai anak mantan PKI dan bisa hidup bahagia bersama Sarah.

    Ah, gue hanya mencoba menangkap dari cinta segitiga yang udah kita hafal jalan ceritanya.

    Coba lo ngirim ini kmrn Ndra, gue pengen banged baca neh novel….:D

  4. Aq udah baca novelnya, baguuuuuus banget!!
    Surya itu nggak pernah suka sama lastri tapi dia suka sama sarah,
    dan akhirnya surya menyusul sarah ke jakarta..
    So sweet!!!!!!!!!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s