Arsip untuk agak serius

Negeri Berselimut Asap

Bandara SSK II Diperluas Pekanbaru-Riau, itu yang gw baca kemarin, Jumat (17/3) di Harian Pagi Riau Pos. Gw tertawa membacanya. Sunggu pekerjaan yang sia-sia. Mungkin tulisan gw pernah masuk ke Riau Pos minta supaya pemerintah merenovasi SSK II. Gw gak tau apakah itu karena tulisan gw itu (sedikit agak narsis, red) atau pemerintah daerah kita baru tersadar akan “kebodohannya”.
Kalo gitu kok diprotes pas udah mulai akan diperluas? Yah mau gimana lagi. Gak akan berguna tuh bandara kalo asap terus menyelimuti kota yang memang gak ada bagusnya ini. Gw harus melewati gumpalan asap pekat tiap pergi dan pulang dari kampus.
Mungkin lu bilang gw terlalu melebih-lebih, karena katanya kebakaran di Riau belum terlalu parah. Nah, tau gak, kalo sebenarnya yang bilang itu ORANG-ORANG YANG GAK BEROTAK (walaupun itu sekaliber Menteri Kehutanan sekalipun). Yang merasakan itu kami yang tinggal di Pekanbaru. Mungkin gw sedikit kasar ngomongnya, tapi itulah letupan emosi selama bertahun-tahun tinggal di Pekanbaru. Gw gak tau kenapa kota dan propinsi sok canggih ini masih saja tak tau diri. Yah, mereka hanya sekedar berucap di koran, “Ini salah alam,” kata gubernur kita yang tak berpikir untuk mencari solusi.
kabut-asap-110609

Beginilah kita, selalu saja menjadi kaum terjajah. Padahal PR yang harus diselesaikan sangat banyak, terlalu sangat banyak bahkan. Menyelesaikan masalah pemadaman listrik bergilir yang dampaknya LANGSUNG adalah meningkatkan penggunaan BBM untuk diesel, memiskin rakyat karena harus membayar beban yang cukup besar, mematikan usaha kecil yang menggunakan listrik, membodohkan para pelajar dan mahasiswa karena mati lampu pada jam-jam produktif. Kemudian PR selanjutnya adalah mengatasi banjir. Persoalan satu ini terus saja menggejala di Pekanbaru dan daerah sekitarnya. “Jakarta aja banjir dan penangannya belum selesai, kan?” Lagi-lagi saya tertawa, inilah ucapan pemimpin rakyat di negeri ini. Tapi PR itu belum terselesaikan, pemimpin-pemimpin kita masih saja sibuk mengurusi bagaimana uang masuk ke kantongnya sebanyak-banyak mungkin. Bagaimana nanti jika memang jadi Otonomi Khusus? Yang kaya semakin kaya, yang miskin tambah menderita.
Wahai saudara-saudaraku. Sudah saatnya kita untuk BERPIKIR. Memang masi lama, tapi dari sekarang lihatlah siapa-siapa yang nantinya pantas yang menjadi pemimpin kita. Semoga Allah swt. memberikan “sesuatu” yang pantas buat mereka yang telah berbuat Dzalim.Amin

Komentar (3) »

Say No to Mega****

Gw dapat kabar nih, ada facebook yang diprotes oleh salah satu partai politik karena menyudutkan calon presiden (capres) dari partainya dengan membunyikan Say No to Megaxxxx (baca: Mega sekian sekian sekian sekian).

Entah benar apa tidak, gw hanya cengar cengir aja tuh denger cerita. Itu kan yang “kalian” mau. Bukankah itu masuk dari salah satu ciri demokrasi, memberikan pendapat dan gak ada hak ngelarang-ngelarangnya? Yang “kalian” gembor-gemborkan pada 1998. Ato saya harus membukakan pasal 28 UUD 1945 kepada “kalian”.

Sudahlah, bijaklah dalam menyikapi masalah. Kita gak bisa maksain seseorang itu harus suka kepada kita. Begitu juga kalo ada capres-capres lain yang juga diperlakukan demikian. “Kalian” harus bisa menerima kritikan, kalau “kalian” memang menjunjung tuh apa yang diperjuangkan 1998 silam itu. Biarkanlah masyarakat berekspresi sesuai tuntutan demokrasi yang telah “kalian” buat.

Ngemeng-ngemeng masalah parpol, kemarin gw ikut milih. Dan gw bener-bener pusing milih yang mana. Pasalnya, sebelum gw ke TPS, banyak sms yang masuk ke hape gw. Pilih ini ya, pilih ini aja, dan lain-lain. Belum lagi ketika gw jumpa ama caleg-caleg yang ada di daerah gw sambil ngacung-ngacungin telunjuk. Awalnya gw kira dia mau permisi pipis, eh taunya suruh nyontreng nomor satu. Weleh-weleh.

Ya udah deh, menimbang dan mengingat begitu besarnya pulsa dan harga diri yang mereka korbankan, gw pun rela menyontreng mereka. Semuanya. Jadi ketika nanti ditanya, “Pilih saya, kan?” dengan lantang saya akan menjawab Iya. Begitu juga ketika caleg yang lain juga bertanya demikian. (gak kok, tenang aja, gw udah punya pilihan kok.he).

Hasil Quick Count pun bermunculan malamnya. Namun, gw sedikt kecewa, banyak partai yang gak gw sangka bisa meraih suara cukup menakjubkan. Yah untuk legislatif boleh lah. Tapi untuk presiden, gw menghimbau, Janganlah salah memilih, liatlah siapa-siapa calon-calon itu. Adakah yang pernah jadi “penjahat” di Orde Baru atau tidak. Cerdaslah dalam memilih. Satu lagi, carilah pemimpin yang mau memperhatikan nasib pelawak. Negeri ini sering sedih, jadi butuh hiburan.*gak nyambung ya?*

Komentar (1) »

Makna Tahun Baru

Wah, gak terasa udah mau taon baru aja. Tak tanggung-tanggung, dua tahun langsung dilalui dalam beberapa hari lagi. Tahun Hijriah dan tahun Masehi. Lalu apa makna tahun baru yang sebenarnya?

Bagi gw pribadi, taon baru adalah taon dimana kita kudu mengospek mengintropeksi diri ato kalo bahasa kerennya bermuhasabah. Dimana pada saat itu gw harus nyiapin diri untuk lebih bagus dari taon yang akan gw tinggalkan. Hal itu gw lakukan biar nantinya gw gak bakal jadi orang yang merugi, apalagi jadi orang yang melarat. Gw maunya untung. Siapa sih yang ada di dunia ini gak mau untung?

Setelah gw itung-itung, ternyata prestasi gw taon ini, 2008 ato 1429 H, tidak terlalu bagus. Artinya gw merugi dong? Jawabnya gak. Kenapa? Karena gw punya pengalaman dan teman yang lebih banyak ketimbang taon-taon sebelumnya. Dan itu menjadi tolak ukur bagi gw untuk membandingkannya dari taon-taon sebelumnya.

Ternyata tanpa gw sadari, taon 2008 ato 1429 H adalah taon gw menghabiskan jurnal paling banyak, 9 jurnal dalam setaon. Ngapain aja tuh? Nih gw kasih kronologis singkat perjalanan hidup gw yang gw himpun dalam jurnal itu (sangat disayangkan, karena gw hanya ngimpun dalam taon Masehi. Moga taon depan, gw nambahin pake taon Hijiriah. Sayang banget kan, taon gw selaku umat Muslim gak digunain. Padahal sejarah dibalik Hijiah itu luar biasa besarnya).

Januari

-Gw buat film dokumenter tentang anak kos dalam Kospetition. Setelah dua bulan proses penilaian, ternyata gw gak menang.

-Gw bareng temen-temen seangkatan buat acara Lomba Masak Nasi Goreng antar angkatan di kampus sekaligus gw jadi MC.

-Gw diajari Adhe bikin blog. Dan ini lah blog sederhana itu yang udah menginjak tahun ke satu.

Februari

-Gw diminta jadi pembantu asisten dosen dalam hal memegang kunci. Gak terlalu sedih..he..

-Gw sibuk moto-moto objek buat cover gw. Namun hingga kini tuh novel masi menumpuk di meja redaksi salah satu penerbit. *sampai kapan gw harus menunggu.hiks.hiks*

-Gw diundang ama anak-anak scul gw dulu tuk dukung Final DBL di Hall A Stadion Rumbai. *gak nyangka, scul gw bisa masuk final.*he..

-Gw buat tulisan dan foto buat ikut lomba yang diadain Honda. Tapi sayang pas gw ngumpul, semuaya udah terlambat. Pas gw kirim via e-mail, kagak mau. Padahalkan hari terakhirnya tanggal 28 Feb. Nah, gw kan ngirimnya siang, tapi gak bisa juga.

Maret

-Gw ikut lomba foto lingkungan di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Jawa Timur.

-Suksesi Hima dan gw kepilih di Divisi Diknalar.

-Nyiapin bahan-bahan untuk Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Tingkat Universitas.

April

-Gw ikut program pertukaran pemuda antar negara, tapi gagal karena gak punya keahlian seni budaya khusus.*nahan air mata*

-Gw nampil KKTM tingkat Universitas dan hasilnya gw mewakili Unri untuk Regional A.

-Panitia Olimpiade Kimia ke-6, gw jadi tim soal dan April itu udah mulai kerja.

Mei

-Gw buat tulisan tentang lingkungan untuk Bayer Environmental

-Gw studi lapangan ke Perkebunan Sawit PTPN V Sei Galuh buat penyempurnaan karya tulis yang akan dilagakan di Regional A

Juni

-Gw ke Universitas Andalas, Padang, ikut KKTM Regional A dan gw cuman dapet Harapan 2. Pupus sudah harapan ke Unissula, Semarang untuk ikut tingkat nasional.

-Kunjungan studi ke Kementrian Lingkungan Hidup wilayah Sumatera.

Juli

-Gw lolos seleksi I beasiswa ke Jepang (Monbu) tapi gw berubah pikiran n gak jadi ikut tes selanjutnya di Medan.

-MOT Juralistik Siswa/i SMAN 10 Pekanbaru.

Agustus

-Olimpiade Kimia 6 dilaksanakan dan gw selaku tim soal semakin bertambah sibuk dengan penambahan-penambahan soal.

-Gw diundang Talk show Bukunya Ayuwidya, CLBK Bikin ribet di Mall Pekanbaru.

-Gw jadi orator dalam aksi pawai 17-an di Unri. Gw dapet no.3. Mayanlah, padahal gw banyak gak hapal tuh lagu kebangsaan. Jadi ketauan deh pada saat itu…malu bener..he..he

-Keponakan gw ulang tahun n gw jadi MC

-Gw dapat proyek bikin database prodi. Fiuh..benar-benar pekerjaan yang melelahkan.

September

-Rapat Pembentukan panitia reuni alumni Darmasiswa Chevron Riau dan gw didaulat jadi ketua.

Oktober

-Gw berhari raya di Pekanbaru cuman 3 hari. Ya iyalah, tgl 6 langsung kuliah.

-Gathering Darmasiswa Chevron Riau 2008 di Rumbai Country Club-PT Chevron Pacific Indonesia.

-Jadi fotografer dadakan acara Olimpiade yang diadakan oleh Kantor Depag Riau.

-Gw ikut presentasi produk kreatif dan inovatif di Unri Expo 2008. Gw berhasil jadi juara 1. Namun, sampai saat ini gw gak tau siapa yang ngambil hadiahnya.

November

-Gw ikut seleksi tingkat daerah Olimpiade Sains Nasional Perguruan Tinggi seluruh Indonesia (OSNPTI) 2008 dan gw berhasil lolos 33 nasional (gak tau deh peringkat berapa sebenarnya)

-Undangan acara Comdev di PT Chevron Pacific Indonesia

-MOT Jurnalistik (Penulisan Cerpen dan Novel) siswa/i SMA se-Pekanbaru di MAN 2 Model Pekanbaru

Desember

-Gw lolos seleksi pusat OSNPTI 2008 di Universitas Indonesia, Depok dan di sana sampai 10 Desember 2008.

-Persiapan penelitian tentang remaja bersama BKKBN Riau.

-Siapkan Kumpulan Cerpen dan Insyaalah 2009 terbit nasional.(asalkan jangan ditumpuk terus seperti nasib novel gw).

Demikian kronologis singkatnya perjalanan hidup gw di taon 2008. Mengenai prestasi nulis, taon 2008 memang gak sebanyak taon-taon sebelumnya. Kebanyakan tulisan gw hanya berbentuk resensi dan artikel yang dimuat di media cetak. Selebihnya gw gak ada ikut, kebanyakan gw buat tulisan buat nyalurin hobi aja. Gw tau suatu saat tulisan yang gak gw ikutin lomba ini pasti berguna. Buktinya, gw bisa jadiian cerpen-cerpen yang gw buat jadi Kumpulan Cerpen (Kumcer).

Sedangkan untuk buku, gw mengalami peningkatan dari taon sebelumnya. Buku yang dibaca taon ini kurang lebih 107 judul buku dan sekitar 85 judul buku pernah diresensi di media cetak dan blog. Ini tidak lepas dari kebaikan hati dari beberapa penerbit yang dengan senang hati memberikan gratis buku-buku itu dengan syarat gw kudu nge-review. Terima kasih buat penerbit, terkhususnya Gramedia, yang bener-bener memuaskan nafsu baca gw yang begitu besar.

Bagi gw taon baru bener-bener bermakna buat memaknai hidup. Dan untuk taon 2009 ato bertepatan dengan 1430 H gw pengen lebih baik, biar jadi orang-orang yang beruntung sebagaimana yang diharapkan Tuhan. Nah, buat sobat semua, apa sih makna taon baru bagi sobat?

Comment terkeren bakal mendapat penghargaan “Menjulang Awards” untuk kategori The Best Comment dalam acara puncak 1st Anniversary Alpha and Omega. Ditunggu ya comment-nya paling lambat 10 Januari 2009 ato bertepatan dengan 13 Muharram 1430 H.

Komentar (8) »