Berikut adalah sebuah cerita tentang bagaimana sebuah pesan dikomunikasikan
secara hirarkis dalam sebuah perusahaan, dari Direktur hingga ke karyawan
bawahan.

Dari: Direktur – Kepada: General Manager :
“Besok akan ada gerhana matahari total pada jam sembilan pagi. Ini adalah
kejadian yang tak bisa kita lihat setiap hari. Untuk menyambut dan melihat
peristiwa langka ini, seluruh karyawan diminta untuk berkumpul di lapangan
dengan berpakaian rapi. Saya akan menjelaskan fenomena alam ini kepada
mereka. Bila hari hujan, dan kita tidak bisa melihatnya dengan jelas, kita
berkumpul di kantin saja.”
Dari: General Manager – Kepada: Manager :
“Sesuai dengan perintah Direktur, besok pada jam sembilan pagi akan ada
gerhana matahari total. Bila hari hujan, kita tidak bisa berkumpul di
lapangan untuk melihatnya dengan berpakaian rapi. Dengan demikian, peristiwa
hilangnya matahari ini akan dijelaskan oleh Direktur di kantin. Ini adalah
kejadian yang tak bisa kita lihat setiap hari.”
Dari: Manager – Kepada: Supervisor :
“Sesuai dengan perintah Direktur, besok kita akan mengikuti peristiwa
hilangnya matahari di kantin pada jam sembilan pagi dengan berpakaian rapi.
Direktur akan menjelaskan apakah besok akan hujan atau tidak. Ini adalah
kejadian yang tak bisa kita lihat setiap hari.”
Dari: Supervisor – Kepada: Koordinator :
“Jika besok turun hujan di kantin, kejadian yang tak bisa kita lihat Setiap
hari, Direktur, dengan berpakaian rapi, akan menghilang jam sembilan pagi.”
Dari: Koordinator – Kepada: Semua Staff :
“Besok pagi, pada jam sembilan, Direktur akan menghilang. Sayang sekali,
kita tidak bisa lagi melihatnya setiap hari”
Dari: Staff kepada Staff :
“Memang dia lebih baik pergi…”
Nah, sangat banyak hikmah yang terkandung dalam joke kecil ini. Mungkin ada yang bisa menemukannya?












GreatQo berkata,
April 24, 2008 @ 9:03 am
gile..
gokil juga..
vie berkata,
April 28, 2008 @ 1:31 am
terjadinya distorsi dalam komunikasi tersebut dipengaruhi oleh kepentingan masing2 sesuai dengan latar belakang masing2… (kalee…..^_^)
Indra berkata,
April 29, 2008 @ 9:55 am
wah berat tuh bahasanya….
ha…ha…ha…